‎Kutai Timur, –  Dinas Komunikasi dan Informatika, Statistik, dan Persandian (Diskominfo Staper) Kabupaten Kutai Timur memastikan ketersediaan akses internet untuk mendukung operasional administrasi pemerintahan telah terpenuhi secara merata. Jaringan internet ini telah aktif melayani kantor desa di 139 desa dan 2 kelurahan yang tersebar di 18 kecamatan, termasuk 11 desa persiapan.
‎
‎Penyediaan akses jaringan di tingkat kantor desa ini menjadi kunci utama penguatan tata kelola pemerintahan lokal. Hal ini mengingat wilayah Kabupaten Kutai Timur memiliki luasan mencapai 35.747 kilometer persegi dengan sistem kerja administrasi yang kini berbasis digital.
‎
‎Kepala Diskominfo Staper Kutim, Ronny Bonar, menjelaskan bahwa pemenuhan akses internet oleh pemerintah daerah saat ini difokuskan di pusat administrasi desa untuk menunjang kegiatan harian seperti absensi dan pelaporan.
‎
‎”Jadi kalau kita berbicara akses, ya dari Renja dan Renstranya Kominfo itu sudah terpenuhi di kantor desa. Karena tujuannya adalah untuk membantu memadahi administrasi karena kan semua serba digital nih, absensi dan sebagainya,” terang Ronny Bonar saat di temui di ruang kerjanya belum lama ini.
‎
‎Selain mengandalkan program daerah, pemerataan akses internet di Kutai Timur juga diperkuat oleh adanya dukungan dari Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur melalui program Gratispol yang menyasar bantuan internet desa di 31 desa.
‎
‎Guna meluaskan keterjangkauan sinyal hingga ke kawasan terpencil, Diskominfo Kutim juga telah melakukan koordinasi dan mengundang pihak penyedia jaringan komunikasi untuk memaparkan skema kerja sama.
‎
‎”Bulan lalu kami coba mengundang Telkomsel Group dengan Pak Bupati untuk sebuah presentasi bagaimana pola kerja yang ada untuk bisa dilaksanakan. Nah, salah satunya adalah kita mencoba untuk membantu pencapaian dari masalah merdeka sinyal itu yang di programnya Pak Bupati,” pungkas Ronny Bonar.(adv/fan).

By IB

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *