Kutai Timur – Anggota DPRD Kutai Timur dari Fraksi Partai Gerindra, David Rante, menanggapi berbagai isu politik yang berkembang belakangan ini dengan sikap santai. Menurutnya, selama kebijakan atau dinamika politik tersebut sesuai dengan konstitusi, maka hal itu sah-sah saja dan tidak perlu dipermasalahkan secara berlebihan.
“Selama itu sesuai dengan konstitusi ya sah-sah saja menurut saya. Apalagi domainnya bukan di DPRD daerah, itu kan ranahnya di pusat,” ujar David saat diwawancarai.
Ia menegaskan bahwa DPRD di tingkat daerah tidak memiliki kewenangan langsung terhadap keputusan politik nasional. Karena itu, ia menilai tidak ada masalah selama kebijakan yang diambil tetap berada dalam koridor hukum dan konstitusi yang berlaku.
Terkait isu yang beredar mengenai kemungkinan Partai Gerindra akan menggandeng Partai Keadilan Sejahtera (PKS) dalam lima tahun ke depan di tingkat provinsi, David menyebut hal tersebut masih sebatas isu.
“Namanya juga isu, sah-sah saja. Politik itu dinamis, jadi tidak perlu terlalu dipersoalkan. Kita santai saja,” katanya.
Ia juga menekankan bahwa di internal partai, khususnya di tingkat DPC, tidak ada kegaduhan terkait isu tersebut. Menurutnya, perbedaan pendapat merupakan bagian dari demokrasi yang sehat.
“Kalau ada yang mengatakan iya atau tidak, itu enggak masalah. Demokrasi memang dibangun dengan perbedaan pandangan. Tidak boleh kaku,” tambahnya.
Lebih lanjut, David Rante juga membuka peluang bagi pihak luar yang ingin bergabung dengan Partai Gerindra. Ia menyambut baik siapa pun yang berniat menjadi kader, tanpa syarat khusus.
“Silakan saja, malah lebih bagus. Tidak ada syarat khusus, yang penting mau mengikuti anggaran dasar dan anggaran rumah tangga Partai Gerindra,” jelasnya.
Namun demikian, ia menegaskan bahwa loyalitas menjadi hal utama bagi setiap kader yang telah resmi bergabung.
“Yang jelas harus loyal. Kalau sudah menyatakan diri menjadi kader Partai Gerindra, ya harus loyal kepada Partai Gerindra,” pungkasnya.(IB)
