SANGATTA – Tradisi budaya pesisir kembali menjadi daya tarik utama dalam Festival Sekerat Nusantara 2026 yang akan digelar di Pantai Sekerat, Kecamatan Bengalon, pada 10–12 Juli mendatang. Selama tiga hari pelaksanaan, masyarakat akan disuguhi perpaduan ritual adat, pertunjukan seni budaya, aneka perlombaan, hingga pameran UMKM yang diharapkan mampu menarik kunjungan wisatawan dari berbagai daerah.

Festival yang telah menjadi agenda tahunan Pemerintah Kabupaten Kutai Timur ini bukan sekadar perayaan budaya. Kegiatan tersebut juga menjadi sarana memperkenalkan potensi wisata bahari sekaligus menjaga kelestarian tradisi masyarakat pesisir yang masih bertahan hingga kini.

Kepala Dinas Pariwisata Kutai Timur, Mahriadi, mengatakan pelaksanaan Festival Sekerat Nusantara tahun ini kembali menonjolkan kekayaan budaya lokal sebagai identitas Desa Sekerat. Menurutnya, kolaborasi antara pemerintah daerah, pemerintah desa, dan tokoh adat menjadi kunci agar nilai-nilai budaya tetap terjaga sekaligus dikenal masyarakat luas.

Ia menjelaskan, Dinas Pariwisata lebih berfokus pada promosi destinasi dan publikasi kegiatan. Adapun seluruh prosesi adat disiapkan oleh Pemerintah Desa Sekerat bersama tokoh adat dengan dukungan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan.

“Kami dari Dinas Pariwisata fokus pada promosi pariwisata dan publikasi kegiatan. Untuk rangkaian ritual adat dipersiapkan oleh Pemerintah Desa Sekerat bersama para tokoh adat, dengan dukungan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan,” ujar Mahriadi, Jumat (3/7/2026).

Salah satu agenda yang selalu dinantikan pengunjung adalah ritual Mengolor Perahu Naga, tradisi khas masyarakat pesisir yang menjadi ikon Festival Sekerat Nusantara. Prosesi tersebut bukan hanya menjadi tontonan, tetapi juga mengandung makna penghormatan terhadap adat istiadat yang diwariskan secara turun-temurun.

Selain ritual budaya, panitia juga menyiapkan berbagai perlombaan yang melibatkan masyarakat. Mulai dari lomba kuliner berbahan hasil laut, fashion batik, tarik kreasi, layang-layang hias, hingga lomba menyanyi dangdut yang akan memeriahkan suasana festival.

Tak hanya itu, panggung hiburan rakyat akan diisi dengan pertunjukan seni budaya dan musik tradisional, sementara deretan stan UMKM serta ekonomi kreatif akan menghadirkan berbagai produk unggulan masyarakat setempat. Kehadiran pelaku usaha lokal diharapkan mampu meningkatkan aktivitas ekonomi selama festival berlangsung.

Mahriadi menuturkan promosi Festival Sekerat Nusantara terus digencarkan melalui berbagai kanal, termasuk media sosial. Pemerintah juga mengundang seluruh kabupaten dan kota di Kalimantan Timur untuk ikut berpartisipasi dan menyemarakkan agenda tahunan tersebut.

“Kami terus melakukan promosi seluas-luasnya melalui berbagai media, termasuk media sosial. Kami juga mengundang seluruh kabupaten dan kota di Kalimantan Timur untuk bersama-sama menyemarakkan Festival Sekerat Nusantara,” katanya.

Melalui promosi yang semakin masif, pemerintah berharap festival ini tidak hanya menjadi tujuan wisata masyarakat Kutai Timur, tetapi juga mampu menarik pengunjung dari berbagai wilayah di Kalimantan Timur hingga luar daerah.

Meski demikian, Mahriadi mengaku belum dapat memprediksi jumlah wisatawan yang akan hadir pada penyelenggaraan tahun ini. Evaluasi mengenai tingkat kunjungan baru akan dilakukan setelah seluruh rangkaian kegiatan selesai.

Ke depan, Pemerintah Kabupaten Kutai Timur juga menargetkan Festival Sekerat Nusantara dapat berkembang menjadi agenda wisata berskala nasional. Salah satu upaya yang tengah dipersiapkan ialah mengusulkan festival tersebut masuk dalam program Kharisma Event Nusantara (KEN) Kementerian Pariwisata.

“Festival Sekerat Nusantara memiliki potensi untuk diusulkan menjadi bagian dari Kharisma Event Nusantara. Namun, tentu ada sejumlah persyaratan dan tahapan yang harus dipenuhi terlebih dahulu,” pungkas Mahriadi.

Sebelum diajukan ke pemerintah pusat, usulan tersebut harus lebih dulu memperoleh rekomendasi dari Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur. Jika seluruh persyaratan terpenuhi, Festival Sekerat Nusantara diharapkan menjadi etalase budaya pesisir Kutai Timur yang mampu mengangkat sektor pariwisata sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat setempat.(IB)

By IB

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *