SANGATTA – Kecamatan Long Mesangat berhasil meraih juara I dalam lomba peragaan busana kerja/kantor berpasangan pada rangkaian peringatan Hari Kesatuan Gerak (HKG) PKK ke-54 Kabupaten Kutai Timur pada Selasa 19 mei 2026. Kegiatan tersebut mengusung tema Gemas Sanloka 2026 “Pesona Wastra Kalimantan Timur dari Odah Etam Kutai Timur”.
Camat Long Mesangat, Rapicin, mengaku bersyukur dan bahagia atas capaian yang diraih dalam lomba tersebut. Menurutnya, kemenangan itu di luar perkiraan karena persaingan antar peserta berlangsung cukup ketat.
“Ini sangat membahagiakan karena di luar prediksi kami. Awalnya tidak menyangka bisa meraih juara satu,” ujarnya usai menerima penghargaan.
Dalam penampilannya, pasangan dari Kecamatan Long Mesangat membawakan busana dengan motif Batik Buaya Badas. Motif tersebut dipadukan dengan unsur teratai dan danau yang menjadi habitat asli buaya badas.
Rapicin menjelaskan, motif Batik Buaya Badas memiliki makna mendalam tentang keseimbangan lingkungan dan pelestarian alam. Menurutnya, motif tersebut menggambarkan kekayaan flora dan fauna di Kutai Timur yang saling berhubungan dalam harmoni kehidupan.
“Maknanya adalah keseimbangan lingkungan. Kami ingin mengangkat upaya pelestarian buaya badas sebagai fauna endemik langka yang ada di kawasan Long Mesangat,” jelasnya.
Ia menambahkan, keberhasilan tersebut diharapkan dapat menjadi langkah awal untuk memperkenalkan batik khas daerah kepada masyarakat luas. Ke depan, pihaknya akan berkoordinasi dengan berbagai sektor terkait untuk membantu promosi dan pengembangan batik lokal agar semakin dikenal.
“Kami berharap ada dukungan untuk mempromosikan batik ini karena proses pembuatannya juga tidak mudah dan membutuhkan biaya yang cukup besar,” katanya.
Selain promosi, Rapicin juga berharap adanya pelatihan dan sosialisasi kepada masyarakat agar budaya membatik terus berkembang di Long Mesangat maupun Kutai Timur secara umum.
“Kami ingin budaya batik ini terus dikembangkan. Harapannya masyarakat semakin mengenal dan mencintai batik daerah sendiri,” tuturnya.
Meski berhasil meraih juara pertama, Rapicin mengaku pihaknya belum sepenuhnya puas dan akan terus melakukan evaluasi untuk meningkatkan kualitas penampilan di masa mendatang.
“Walaupun sudah meraih juara satu, kami merasa masih ada kekurangan yang perlu diperbaiki agar ke depan bisa tampil lebih baik lagi,” pungkasnya.(Mei)
