INSIGHTBORNEO.COM – Persiapan perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) Kabupaten Kutai Timur (Kutim) terus dimatangkan dengan melibatkan sejumlah organisasi perangkat daerah (OPD). Dari sekitar 30 agenda yang telah disepakati, pemerintah daerah kini mengarahkan perhatian pada penyelesaian kebutuhan teknis agar seluruh kegiatan dapat berjalan sesuai rencana.
Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat (Pemkesra) Sekretariat Kabupaten Kutai Timur, Trisno, menyampaikan bahwa tahap perencanaan telah mencapai sekitar 80 persen. Capaian tersebut menjadi gambaran kesiapan awal sebelum masing-masing penyelenggara menuntaskan kebutuhan di lapangan.
“Kalau kesiapan perencanaan, saya rasa sudah 80 persen,” ujar Trisno saat menjelaskan perkembangan persiapan HUT Kutim.
Dua agenda yang menjadi perhatian dalam rangkaian perayaan tahun ini ialah Erau dan Kutim Expo. Keduanya telah masuk tahap persiapan oleh pihak terkait, sementara koordinasi terus diperlukan untuk memastikan pelaksanaan setiap kegiatan berjalan sesuai jadwal.
Erau dijadwalkan berlangsung pada 9–13 Oktober 2026, sedangkan Expo direncanakan pada 12–18 Oktober 2026. Kedua kegiatan tersebut berlangsung dalam rentang waktu yang berdekatan, sehingga kesiapan teknis dan pengaturan pelaksanaan menjadi bagian penting dalam tahapan berikutnya.
Trisno menjelaskan, pekerjaan yang tersisa tidak lagi sebatas menyusun rencana, tetapi memastikan kebutuhan setiap agenda dapat dipenuhi. Persiapan itu disesuaikan dengan perkembangan masing-masing kegiatan dan tanggung jawab pihak yang terlibat.
“Saya rasa tinggal persiapan-persiapan teknis di lapangan saja yang perlu diperkuat,” katanya.
Selain agenda utama, rangkaian HUT Kutim juga mencakup jalan sehat yang direncanakan bersama senam jantung sehat. Kegiatan tersebut diproyeksikan berlangsung sehari sebelum penutupan Expo, dengan lokasi di helipad Bukit Pelangi seperti pelaksanaan tahun sebelumnya.
Beragam agenda itu disiapkan untuk mengisi perayaan HUT dengan kegiatan budaya dan aktivitas masyarakat. Koordinasi antarpihak diperlukan agar jadwal, lokasi, serta kebutuhan pendukung setiap kegiatan dapat diselaraskan.
Dengan perencanaan yang telah mencapai 80 persen, pemerintah daerah kini menitikberatkan pekerjaan pada pemantapan teknis. Penyelesaian tahap tersebut diharapkan membuat rangkaian perayaan HUT Kutim berlangsung tertib dan sesuai agenda yang telah disepakati.(adv/mei)

