INSIGHTBORNEO.COM – Pemerintah Kabupaten Kutai Timur (Kutim) menyiapkan Sekolah Rakyat secara bertahap, mulai dari penggunaan lokasi rintisan hingga persiapan pembangunan fasilitas permanen di kawasan Simono. Dalam proses ini, Dinas Sosial menyiapkan sekolah rintisan di STIPER, sementara kelengkapan dokumen pembangunan permanen masih diselesaikan.
Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat (Pemkesra) Sekretariat Kabupaten Kutai Timur, Trisno, menjelaskan bahwa persiapan program tersebut melibatkan pembagian tugas antarpihak. Penyiapan lokasi rintisan menjadi bagian dari langkah awal, sedangkan pembangunan permanen memerlukan penyelesaian administrasi sebelum berlanjut ke tahap berikutnya.
Lahan di kawasan Simono disiapkan sebagai lokasi pembangunan permanen. Prosesnya masih berkaitan dengan penyelesaian dokumen yang diperlukan agar rencana pembangunan dapat ditindaklanjuti sesuai tahapan.
Sementara itu, STIPER dipersiapkan sebagai lokasi rintisan agar penyelenggaraan Sekolah Rakyat dapat dirancang tanpa harus menunggu seluruh proses pembangunan permanen selesai. Kedua lokasi tersebut memiliki fungsi berbeda dalam tahapan persiapan program.
“Untuk sekolah rintisan, Dinas Sosial menyiapkan lokasi di STIPER, sedangkan untuk pembangunan permanen, kita masih menyelesaikan dokumen yang diperlukan,” ujar Trisno.
Penyelesaian dokumen menjadi salah satu tahapan yang perlu dituntaskan sebelum rencana pembangunan permanen bergerak lebih jauh. Koordinasi antarinstansi juga diperlukan agar persiapan lokasi dan kebutuhan penyelenggaraan sekolah berjalan searah.
Selain urusan tempat, kurikulum dan sistem pembelajaran juga telah memiliki acuan. Menurut Trisno, penyelenggaraan Sekolah Rakyat mengikuti ketentuan Kementerian Sosial, sehingga pelaksanaan pendidikan mengacu pada pedoman kementerian tersebut.
“Untuk kurikulum dan sistem pembelajarannya, kita mengacu pada ketentuan dari Kementerian Sosial, sehingga pelaksanaannya mengikuti pedoman yang sudah ditetapkan,” kata Trisno.
Dengan persiapan yang dilakukan bertahap, Pemkab Kutim menyiapkan kebutuhan sekolah rintisan sekaligus menuntaskan proses menuju pembangunan permanen di Simono. Pembagian peran dan kelengkapan dokumen menjadi bagian penting dalam tahapan persiapan tersebut.(adv/mei)

