Kaliorang – Pemerintah Desa Selangkau, Kecamatan Kaliorang, terus mendorong penyelesaian akses jalan desa yang masih membutuhkan perbaikan. Dari jalur poros Bukit Harapan menuju Muara Selangkau sepanjang sekitar 8 kilometer, kurang lebih 3 kilometer di antaranya disebut belum dibeton.
Kepala Desa Selangkau, Arifuddin, menjelaskan kondisi ruas jalan tersebut belum seluruhnya mendapatkan pengerasan permanen. Sementara bagian lainnya telah mengalami perbaikan sehingga akses masyarakat secara bertahap menjadi lebih baik.
Menurut Arifuddin, sisa ruas yang belum dibeton menjadi bagian yang perlu diselesaikan untuk meningkatkan kondisi jalan poros tersebut. Panjang ruas yang masih membutuhkan pekerjaan itu diperkirakan mencapai sekitar 3 kilometer.
“Jalan dari Bukit Harapan sampai Muara Selangkau itu kurang lebih 8 kilometer, yang belum disemen sekitar 3 kilometer,” kata Arifuddin saat diwawancarai.
Di sisi lain, Arifuddin menyebut terdapat komitmen dari Kobexindo untuk membantu peningkatan jalan pada ruas tertentu. Perusahaan tersebut berencana melakukan semenisasi sepanjang sekitar 7 kilometer pada jalur dari jembatan menuju kawasan pabrik.
Komitmen tersebut mencakup sebagian besar ruas jalan yang menghubungkan jembatan dengan lokasi pabrik. Bagi Pemerintah Desa Selangkau, pekerjaan itu menjadi bagian dari upaya memperbaiki akses jalan yang masih membutuhkan penanganan.
Secara keseluruhan, Arifuddin memperkirakan kondisi infrastruktur jalan di Selangkau sudah mengalami perbaikan sekitar 70 persen. Capaian tersebut menunjukkan sebagian besar akses desa telah membaik, meski masih terdapat ruas yang perlu dituntaskan.
“Kalau kondisi jalan Selangkau secara keseluruhan, kurang lebih 70 persen sudah membaik,” ujarnya.
Dengan kondisi tersebut, penyelesaian ruas yang tersisa menjadi pekerjaan lanjutan untuk meningkatkan kualitas akses jalan di Selangkau. Pemerintah desa juga mencatat adanya dukungan perusahaan melalui rencana semenisasi pada ruas menuju kawasan pabrik.(adv/mei)

