Kutai Timur – Wakil Bupati Kutai Timur secara resmi membuka Festival Sekerat Nusantara V yang digelar di Desa Sekerat, Kecamatan Bengalon, pada 10 Juni 2025. Dalam sambutannya, ia menegaskan komitmen Pemerintah Kabupaten Kutai Timur untuk mendorong sektor pariwisata sebagai salah satu penggerak ekonomi daerah melalui pengembangan destinasi yang mengedepankan potensi alam, budaya, dan kearifan lokal.

Di hadapan unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), anggota DPRD Kutai Timur, kepala organisasi perangkat daerah, camat, kepala desa, tokoh agama, tokoh masyarakat, serta ratusan warga yang hadir, Wakil Bupati menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah berkolaborasi menyelenggarakan Festival Sekerat Nusantara. Menurutnya, kegiatan tersebut menjadi sarana efektif untuk memperkenalkan potensi wisata Desa Sekerat kepada masyarakat luas.

Ia menjelaskan bahwa keberhasilan sebuah destinasi wisata ditentukan oleh tiga unsur utama, yakni keindahan alam, kekayaan budaya, dan nilai religi atau kearifan lokal. Semakin lengkap ketiga unsur tersebut dimiliki suatu daerah, maka semakin besar peluang destinasi tersebut berkembang dan menarik kunjungan wisatawan.

“Sekerat memiliki modal besar dari sisi panorama alam. Pantai yang indah, kawasan karst, hingga potensi wisata olahraga seperti paralayang menjadi kekuatan yang harus terus dikembangkan,” ujarnya.

Untuk mendukung perkembangan kawasan wisata tersebut, Pemerintah Kabupaten Kutai Timur terus meningkatkan infrastruktur. Salah satunya melalui pembangunan Jembatan Muara Bengalon yang akan membuka akses menuju kawasan wisata pesisir hingga Kaliorang, Manubar, dan Tanjung Mangkalihat. Selain itu, rencana pembangunan bandara komersial di Kaliorang juga diyakini akan mempercepat pertumbuhan sektor pariwisata di wilayah utara Kutai Timur.

Meski demikian, Wakil Bupati mengingatkan bahwa kemajuan pariwisata tidak hanya bergantung pada pembangunan fisik. Peran masyarakat dinilai sangat penting dalam menciptakan lingkungan yang aman, nyaman, dan ramah bagi wisatawan. Ia mengimbau masyarakat untuk menghindari praktik-praktik yang dapat menghambat perkembangan wisata, seperti pungutan liar, premanisme, maupun perilaku yang merugikan pengunjung.

Dalam kesempatan tersebut, ia juga menyoroti pentingnya menjaga kelestarian lingkungan, terutama kawasan pesisir. Menurutnya, kerusakan habitat satwa, termasuk buaya, dipengaruhi oleh berkurangnya kawasan alami, menurunnya sumber makanan, serta pencemaran lingkungan akibat sampah.

“Saya mengajak seluruh masyarakat menjaga kebersihan pantai dan laut. Jangan membuang sampah plastik sembarangan karena lingkungan yang terjaga menjadi kunci keberlanjutan sektor pariwisata,” katanya.

Wakil Bupati turut meminta perusahaan-perusahaan yang beroperasi di sekitar Desa Sekerat agar meningkatkan kontribusi melalui program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL). Ia menegaskan pemerintah desa dan kecamatan harus aktif memperjuangkan hak masyarakat di wilayah ring satu maupun ring dua perusahaan agar manfaat keberadaan investasi benar-benar dirasakan masyarakat sekitar.

Selain itu, ia menekankan pentingnya transparansi dalam penyelenggaraan kegiatan yang menggunakan anggaran daerah. Menurutnya, pelaksanaan festival harus memberikan dampak ekonomi nyata bagi masyarakat lokal, mulai dari pelaku UMKM hingga penyedia jasa penyelenggara kegiatan atau event organizer (EO) asal Kutai Timur.

Di akhir sambutannya, Wakil Bupati mengingatkan agar pelaksanaan festival budaya tetap menjunjung tinggi nilai-nilai agama dan norma yang berlaku. Ia berharap kegiatan budaya tetap difokuskan sebagai upaya pelestarian tradisi tanpa memasuki ranah ritual yang bertentangan dengan keyakinan masyarakat.

Mengakhiri sambutannya, Wakil Bupati secara resmi membuka Festival Sekerat Nusantara V dengan harapan kegiatan tersebut mampu menjadi agenda tahunan yang semakin memperkuat promosi wisata, menggerakkan perekonomian masyarakat, serta memperkenalkan potensi Desa Sekerat sebagai salah satu destinasi unggulan di Kabupaten Kutai Timur.(IB)

By IB

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *