Kutai Timur – H. M. Reza Fahlevi resmi terpilih sebagai Ketua Federasi Akuatik Indonesia (FAI) Kabupaten Kutai Timur untuk periode 2026–2030. Penetapan tersebut menjadi momentum penting bagi perkembangan olahraga akuatik di daerah tersebut.
Dalam sambutannya, Reza Fahlevi menyampaikan rasa syukur sekaligus terima kasih atas kepercayaan yang diberikan kepadanya untuk memimpin organisasi tersebut selama empat tahun ke depan.
“Ini adalah amanah besar yang harus saya jalankan dengan penuh tanggung jawab. Saya mengucapkan terima kasih atas kepercayaan yang diberikan, dan tentu ini tidak bisa saya jalankan sendiri tanpa dukungan seluruh pihak,” ujar Levi.
Ia menegaskan bahwa ke depan Federasi Akuatik Indonesia Kutai Timur akan fokus pada pembinaan atlet secara berkelanjutan, khususnya sejak usia dini, sebagai fondasi utama mencetak prestasi.
“Kita ingin pembinaan atlet usia dini berjalan konsisten, sehingga ke depan kita memiliki regenerasi atlet yang kuat dan siap bersaing,” jelasnya.
Selain itu, Levi juga menyoroti pentingnya peningkatan kualitas pelatih dan sistem latihan yang lebih terarah dan modern.
“Kualitas pelatih menjadi kunci. Kita akan dorong peningkatan kompetensi pelatih agar sistem latihan lebih efektif dan mampu menghasilkan atlet berprestasi,” tambahnya.
Tak hanya itu, ia juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk ikut berpartisipasi dalam mengembangkan olahraga akuatik di Kutai Timur.
“Olahraga akuatik tidak hanya untuk prestasi, tetapi juga untuk kesehatan dan gaya hidup. Kita ingin masyarakat lebih terlibat,” katanya.
Levi menargetkan peningkatan prestasi atlet Kutai Timur hingga mampu bersaing di tingkat provinsi, nasional, bahkan internasional.
“Saya optimistis, dengan kebersamaan dan sinergi semua pihak, kita bisa membawa olahraga akuatik Kutai Timur lebih maju dan berprestasi,” tutupnya.
Dengan kepemimpinan baru ini, diharapkan Federasi Akuatik Indonesia Kutai Timur dapat semakin berkembang dan memberikan kontribusi nyata bagi dunia olahraga, khususnya cabang akuatik di daerah.(IB)
