(Bupati di pasar induk dalam wawancara /photo by jurnalis Insight Borneo)

Kutai Timur – Bupati Kutai Timur, Ardiansyah Sulaiman, menegaskan komitmen pemerintah daerah dalam memperkuat sektor pasar sebagai pilar ekonomi kerakyatan. Hal tersebut disampaikannya saat menghadiri pelantikan Asosiasi Pedagang Pasar Induk Sangatta (APPISTA), Kamis 9/4/2026, di Gedung Pasar Induk Sangatta.

Dalam wawancaranya Ardiansyah mengapresiasi terbentuknya APPISTA sebagai wadah bagi para pedagang untuk semakin solid dalam mengembangkan aktivitas ekonomi di Pasar Induk Sangatta. Ia menilai peran pengurus dan pedagang sangat strategis dalam mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.

“Pengurusnya luar biasa, aktivitas dari lapak-lapak yang ada ini sangat baik. Kita harap Pasar Induk ini bisa menjadi barometer peningkatan ekonomi kerakyatan, khususnya di Kutai Timur,” ujarnya.

(Bupati di Pasar Induk /Photo Jurnalis Insight Borneo)

Meski demikian, Ardiansyah mengakui masih terdapat kekurangan pada sarana dan prasarana (sapras) di Pasar Induk. Ia pun telah menginstruksikan Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) untuk segera melakukan inventarisasi guna mengetahui kebutuhan perbaikan yang harus dilakukan.

“Saya sudah minta Disperindag untuk menginventarisasi kembali. Mungkin masih ada hal-hal yang perlu kita benahi,” tegasnya.

Terkait peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD) dari sektor pasar, Ardiansyah menjelaskan bahwa seluruh pendapatan tersebut masuk ke Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) dan akan digunakan untuk pembangunan daerah secara menyeluruh.

“PAD itu masuk ke APBD dan digunakan untuk pembangunan, termasuk untuk mendukung fasilitas masyarakat,” jelasnya.

Selain itu, Ardiansyah juga menyampaikan perkembangan pembangunan Pasar Teluk Pandan yang telah rampung. Ia memastikan pemerintah daerah tengah mempercepat proses peresmian agar pasar tersebut segera dapat dimanfaatkan oleh masyarakat.

“Sesuai arahan, kita percepat rencana peresmian. Paling lambat bulan depan sudah bisa diresmikan,” ungkapnya.

Diketahui, pembangunan Pasar Teluk Pandan menelan anggaran sekitar Rp21 miliar. Pemerintah Kabupaten Kutai Timur berharap keberadaan pasar tersebut dapat menjadi pusat pertumbuhan ekonomi baru, sekaligus memperkuat sektor perdagangan di wilayah tersebut.

Melalui pelantikan APPISTA, pemerintah daerah optimistis sinergi antara pedagang dan pemerintah akan semakin kuat dalam mendorong kesejahteraan masyarakat, khususnya di sektor pasar.(Mei)

By IB

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *