SANGATTA – Dewi Dohi menegaskan komitmennya untuk menjalankan jabatan sebagai amanah setelah resmi dilantik sebagai pejabat pada 26 Januari 2026. Hal itu disampaikannya saat diwawancarai usai pelantikan.

Menurut Dewi, penugasannya di Sangatta Selatan bukanlah hal baru. Ia menyebut wilayah tersebut sebagai kampung halamannya, tempat ia lahir dan dibesarkan, serta memiliki ikatan sejarah keluarga yang kuat.

“Buat saya jabatan itu amanah. Sangatta Selatan bukan sesuatu yang baru karena saya lahir dan besar di sana. Jadi ini seperti pulang kampung,” ujar Dewi.

Terkait program kerja, Dewi menyampaikan bahwa pada tahap awal ia akan melanjutkan dan mempelajari program-program yang sudah berjalan. Ia juga menilai pengembangan program dapat dilakukan dengan mencontoh praktik baik yang telah diterapkan di wilayah lain dalam satu kota.

Ia mencontohkan program pengelolaan lingkungan di Sangatta Utara yang dinilai berhasil dan dapat direplikasi di Sangatta Selatan tanpa harus melakukan studi banding ke daerah lain.

“Karena masih satu kota, tidak perlu jauh-jauh. RT-RT di Sangatta Selatan bisa meniru yang sudah berjalan di Sangatta Utara. Lebih hemat anggaran,” katanya.

Dewi menegaskan bahwa pembenahan lingkungan, khususnya pengelolaan sampah, akan menjadi fokus utama dalam pelaksanaan tugasnya ke depan.

“Dari awal saya konsisten di isu sampah. Harapannya ke depan Sangatta Selatan tetap fokus pada pembenahan lingkungan,” tegasnya.

Sementara itu, terkait wacana pemindahan kantor yang sempat beredar, Dewi mengatakan pihaknya belum dapat memastikan rencana tersebut. Ia menyebut masih akan melakukan evaluasi terhadap kebutuhan organisasi serta target program yang belum tersampaikan kepada masyarakat.

“Saya baru masuk, jadi akan belajar dan mengevaluasi dulu program-program yang ada,” pungkasnya.(Nad)

By IB

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *