SANGATTA SELATAN – Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Kutai Timur kembali menunjukkan komitmennya dalam membantu masyarakat kurang mampu melalui berbagai program pemberdayaan. Hal ini ditandai dengan penyerahan ratusan formulir bantuan mustahik oleh Plt Camat Sangatta Selatan, Rusmiati, pada kegiatan Musyawarah Perencanaan Pembangunan Desa (Musrenbangdes) di desa Sangatta Selatan, Kecamatan Sangatta Selatan.
Pada kesempatan tersebut, Rusmiati menyerahkan sebanyak 300 formulir bantuan Baznas Kutai Timur yang akan didistribusikan ke seluruh desa dan kelurahan se-Kecamatan Sangatta Selatan. Formulir ini diperuntukkan bagi masyarakat mustahik, khususnya untuk program paket pangan Ramadan (bingkisan) bagi warga kurang mampu.
“Momentum Musrenbangdes ini kami manfaatkan untuk menyerahkan sekitar 300 formulir bantuan dari Baznas Kutai Timur yang akan dibagikan ke desa dan kelurahan se-Kecamatan Sangatta Selatan. Bantuan ini berupa paket bingkisan Ramadan bagi masyarakat mustahik,” ujar Rusmiati.
Ia menjelaskan, paket bantuan tersebut biasanya dikemas dalam satu boks kontainer plastik berisi kebutuhan pokok, sehingga sangat membantu masyarakat dalam memenuhi kebutuhan selama bulan suci Ramadan.
Rusmiati juga menyampaikan apresiasi dan rasa harunya atas konsistensi Baznas Kutai Timur dalam membantu masyarakat Sangatta Selatan sejak bertahun-tahun lalu.
“Sejak tahun 2011 saya mengabdi di Kecamatan Sangatta Selatan, Baznas selalu hadir membantu masyarakat kami, terutama desa-desa yang berada di kawasan sekitar Taman Nasional,” tuturnya.
Menurutnya, Baznas Kutai Timur memiliki sejumlah program unggulan yang manfaatnya telah dirasakan langsung oleh masyarakat, di antaranya Zakat Community Development (ZCD) di sektor hortikultura Teluk Kabah, program bedah dan rehabilitasi rumah, bantuan bagi pelaku UMKM, hingga bantuan kesehatan bagi warga kurang mampu.
“Banyak warga yang tidak mampu membayar BPJS Kesehatan dan itu dibantu oleh Baznas. Bahkan ada masyarakat dengan penyakit langka yang membutuhkan operasi hingga ke luar daerah, semuanya mendapat pendampingan dan santunan dengan nilai yang cukup besar,” jelasnya.
Selain itu, Baznas Kutai Timur juga menyalurkan bantuan kepada delapan golongan mustahik, termasuk lansia, warga sakit, serta memberikan beasiswa pendidikan bagi anak-anak dari keluarga kurang mampu.
Rusmiati menilai zakat, infak, dan sedekah memiliki peran besar dalam meringankan beban masyarakat, terutama di Kecamatan Sangatta Selatan yang sebagian wilayahnya berada di kawasan konservasi sehingga pembangunan infrastruktur belum merata.
Ia pun mengajak Aparatur Sipil Negara (ASN) dan masyarakat untuk menunaikan zakat, infak, dan sedekah melalui Baznas.
“Zakat, infak, dan sedekah bukanlah beban, melainkan sarana membersihkan harta dan mendatangkan keberkahan. Saya merasakan sendiri manfaatnya dalam kehidupan dan pekerjaan,” ungkapnya.
Rusmiati berharap penyaluran bantuan ini dapat menjadi motivasi bagi ASN dan masyarakat luas untuk terus berkontribusi melalui Baznas demi kemaslahatan umat.
“Jangan khawatir, Allah Maha Pemberi Rezeki. Apa yang kita keluarkan di jalan kebaikan akan diganti dengan keberkahan yang berlipat,” pungkasnya.(IB)
