KALIORANG – Pemerintah Desa Bukit Harapan, Kecamatan Kaliorang, terus mengembangkan aset desa menjadi destinasi wisata melalui pembangunan Taman Desa Bukit Harapan. Kawasan wisata tersebut berdiri di atas lahan seluas sekitar empat hektare yang sebelumnya belum dimanfaatkan secara optimal.
Kepala Desa Bukit Harapan, Heri Wibowo, mengatakan pengembangan taman wisata berawal dari kondisi lahan desa yang sebelumnya kosong dan hanya ditumbuhi gulma. Kondisi tersebut kemudian mendorong pemerintah desa untuk mengubahnya menjadi kawasan yang memiliki nilai manfaat bagi masyarakat.
“Awalnya kita punya aset desa berupa tanah kosong yang hanya ditumbuhi gulma. Akhirnya itulah yang saya kelola jadi taman wisata,” kata Heri.
Pengembangan kawasan dilakukan secara bertahap dengan memanfaatkan lahan yang tersedia. Dari sebelumnya berupa lahan yang belum memiliki fungsi khusus, area tersebut kini telah berubah menjadi salah satu fasilitas yang dikembangkan sebagai tujuan wisata di desa.
Keberadaan taman wisata tersebut juga mulai menarik perhatian masyarakat dari luar Desa Bukit Harapan. Pengunjung tidak hanya berasal dari lingkungan desa, tetapi juga datang dari wilayah di luar desa hingga luar Kecamatan Kaliorang.
Heri menyebut perkembangan tersebut menjadi salah satu perubahan yang dirasakan setelah kawasan tersebut mulai dibangun dan dimanfaatkan. Kehadiran pengunjung dari wilayah lain menunjukkan taman desa mulai dikenal sebagai salah satu tujuan rekreasi masyarakat.
“Sekarang bersyukur sekali, banyak pengunjung dari luar desa, luar kecamatan yang datang ke tempat kami,” ujarnya.
Ke depan, Taman Desa Bukit Harapan diharapkan terus berkembang sebagai aset desa yang memberikan manfaat bagi masyarakat. Dengan luas kawasan yang mencapai sekitar empat hektare, pengelolaan kawasan tersebut masih dapat dikembangkan secara bertahap sesuai kebutuhan dan kemampuan desa.(adv/mei)

