Kaliorang – Kepala Desa Selangkau, Kecamatan Kaliorang, Arifuddin, menyebut kebutuhan air bersih masyarakat di desanya dipenuhi melalui tiga sumber mata air lokal. Desa Selangkau belum memiliki jaringan PDAM, sehingga warga masih mengandalkan sumber air yang tersedia di wilayah desa.

Dalam keterangannya, Arifuddin menjelaskan ketiga mata air tersebut dimanfaatkan dan dikelola untuk memenuhi kebutuhan warga di sejumlah wilayah. Pemanfaatannya dibagi berdasarkan lokasi tempat tinggal masyarakat hingga mencakup delapan RT.

Untuk wilayah Tangga Bidadari, Arifuddin menyebut satu sumber mata air digunakan untuk melayani empat RT. Sumber tersebut menjadi salah satu tumpuan warga dalam memperoleh air bersih untuk kebutuhan sehari-hari.

“Mata air yang di Tangga Bidadari itu melayani empat RT,” kata Arifuddin saat diwawancarai.

Sementara itu, Arifuddin menerangkan warga RT 6 memperoleh air dari sumber mata air Saloma Cinong. Sumber tersebut dimanfaatkan untuk memenuhi kebutuhan air bersih masyarakat di wilayah RT tersebut.

Adapun warga RT 5 dan RT 7, lanjut Arifuddin, menggunakan sumber mata air yang berada di kawasan Tepi Lebang. Pembagian tersebut disesuaikan dengan wilayah pelayanan masing-masing sumber air.

Arifuddin menyebut pemanfaatan sumber-sumber tersebut sejauh ini mampu memenuhi kebutuhan air bersih masyarakat Selangkau. Dengan kondisi itu, mata air lokal masih menjadi sumber pemenuhan kebutuhan warga sehari-hari.

“Kalau air bersih, selama ini kita dari mata air. Ada tiga mata air yang kita kelola, untuk delapan RT,” ujarnya.

Keterangan tersebut menunjukkan pengelolaan sumber air lokal masih menjadi bagian penting dalam pelayanan kebutuhan dasar masyarakat Selangkau, terutama di tengah belum tersedianya jaringan PDAM di desa.(adv/mei)

By IB

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *