SANGATTA – Cabang olahraga triathlon Kabupaten Kutai Timur (Kutim) memilih langkah berani menjelang Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) VIII Kalimantan Timur 2026 di Kabupaten Paser. Meski mengantongi kuota maksimal 24 atlet dari hasil babak kualifikasi, tim memutuskan hanya memberangkatkan 12 atlet terbaik yang dinilai paling siap berburu medali.
Strategi tersebut diambil sebagai bentuk fokus pada kualitas atlet yang memiliki peluang terbesar untuk bersaing di level provinsi. Dari total atlet yang lolos kualifikasi, delapan atlet putra dan empat atlet putri akhirnya dipercaya memperkuat kontingen Kutim.
Manajer Triathlon Kutim, Dayang Rika, menjelaskan keputusan tersebut didasarkan pada hasil evaluasi menyeluruh terhadap kondisi fisik, mental, hingga performa atlet selama menjalani program latihan dan mengikuti berbagai kejuaraan.
“Kami lebih memilih kualitas daripada kuantitas. Atlet yang diberangkatkan adalah mereka yang benar-benar siap dan memiliki peluang besar menyumbangkan medali untuk Kutai Timur,” ujarnya.
Pada Porprov VIII nanti, Triathlon Kutim akan mengikuti 13 nomor pertandingan yang terdiri dari nomor individu maupun beregu. Dari seluruh nomor yang dipertandingkan, Duathlon Putra, Duathlon Putri, dan Duathlon Mix Relay menjadi andalan utama dalam perburuan medali emas.
Optimisme tersebut bukan tanpa dasar. Saat babak kualifikasi yang digelar di Tenggarong, Triathlon Kutim mampu mencatatkan hasil positif dengan raihan satu medali emas, satu perak, dan dua perunggu.
Sebagai bagian dari persiapan menuju Porprov, atlet-atlet unggulan telah menjalani training camp di Situbondo, Jawa Timur, serta mengikuti sejumlah seri Kejuaraan Nasional untuk meningkatkan kualitas teknik dan pengalaman bertanding.
Sementara itu, atlet yang menjalani latihan di daerah tetap mendapatkan pendampingan intensif melalui program latihan terukur yang dipantau langsung oleh tim pelatih.
Menurut Dayang Rika, fokus pembinaan saat ini tidak hanya pada peningkatan fisik dan teknik, tetapi juga penguatan mental bertanding agar para atlet mampu tampil maksimal saat menghadapi tekanan kompetisi.
“Yang kami jaga sekarang adalah konsistensi performa. Selain kemampuan teknis, mental bertanding juga menjadi perhatian utama agar atlet siap menghadapi persaingan di Porprov,” katanya.
Selain menargetkan emas dari nomor duathlon, Kutim juga membuka peluang meraih medali dari nomor Triathlon Super Sprint, Aquathlon, hingga sejumlah nomor relay yang melibatkan kombinasi atlet putra dan putri.
Dengan tren peningkatan catatan waktu serta performa yang terus membaik selama masa persiapan, Triathlon Kutim optimistis mampu memberikan kontribusi signifikan terhadap perolehan medali kontingen Kutai Timur di Porprov VIII Kalimantan Timur 2026.
“Kami melihat perkembangan atlet sangat positif. Semangat mereka tinggi dan hasil latihan menunjukkan peningkatan yang baik. Mudah-mudahan target yang sudah ditetapkan bisa tercapai dan memberikan kebanggaan untuk Kutai Timur,” pungkas Dayang Rika.(IB)
