Kutai Timur – Anggota DPRD Provinsi Kalimantan Timur, Agus Aras, menyampaikan ucapan selamat atas pelantikan pengurus APDESI (Asosiasi Pemerintah Desa Seluruh Indonesia) yang baru di lantik pada Minggu 15 Februari 2026 di Hotel Victoria Sangatta . Ia berharap kepengurusan tersebut mampu menjalankan tugas dan fungsinya secara maksimal, terutama di tengah tantangan penurunan dana desa.
“Pertama tentu kami mengucapkan selamat kepada ketua dan seluruh pengurus yang baru dilantik. Kami mengapresiasi pelantikan hari ini dan berharap APDESI benar-benar bisa menjalankan tugas serta fungsinya dengan baik,” ujar Agus Aras.
Ia menekankan pentingnya perbaikan sistem administrasi dan tata kelola pemerintahan desa sebagai prioritas utama. Menurutnya, organisasi harus berjalan sesuai amanat Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART), sekaligus memastikan pelayanan kepada masyarakat desa tetap optimal.
Agus Aras menegaskan, DPRD Provinsi Kalimantan Timur siap bersinergi dan membuka ruang partisipasi dalam mendukung pembangunan pedesaan, termasuk penguatan sumber daya manusia (SDM).
“Kami di DPRD Provinsi siap membuka ruang-ruang partisipasi, baik dalam pembangunan desa maupun penguatan SDM. Harapannya, seluruh desa di Kalimantan Timur bisa menjadi desa mandiri,” katanya.
Terkait isu dugaan kepala desa yang bermasalah, Agus Aras menyebut hal tersebut menjadi pekerjaan rumah bagi APDESI untuk melakukan pembinaan dan bimbingan. Namun, ia menegaskan bahwa setiap persoalan harus diselesaikan sesuai prosedur yang berlaku.
“Kalau memang ada indikasi pelanggaran, tentu harus melalui prosedur yang ada. Tidak serta-merta dicopot. Kepala desa dipilih langsung oleh masyarakat, sehingga ada mekanisme dan pertimbangan sesuai aturan,” tegasnya.
Selain itu, ia juga menyoroti pentingnya sinergi antara pemerintah desa dan Koperasi Merah Putih yang kini hadir di setiap desa. Menurutnya, komunikasi dan koordinasi yang baik akan menentukan keberhasilan program tersebut.
“Kami berharap ada kerja sama yang baik antara kepala desa, perangkat desa, dan pengurus Koperasi Merah Putih agar tujuan pembentukan koperasi ini tercapai,” ujarnya.
Ia menambahkan, keberadaan koperasi diharapkan mampu memperkuat ketahanan pangan serta mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat desa. Apalagi, pembangunan fasilitas koperasi di sejumlah desa memerlukan kontribusi pemerintah desa, termasuk dalam penyediaan lahan dan sarana prasarana pendukung.
Dengan sinergi yang baik antara APDESI, pemerintah desa, koperasi, dan DPRD, Agus Aras optimistis desa-desa di Kalimantan Timur dapat berkembang dan semakin mandiri meski menghadapi tantangan keterbatasan anggaran.(Nad)
