Sangatta, – Turnamen Tenis Meja Antar Klub PTMSI Kutai Timur Tahun 2026 resmi digelar pada Sabtu 14 Februari 2026 sebagai bagian dari persiapan menghadapi Piala Bupati dan Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Kalimantan Timur yang akan berlangsung November mendatang di Kabupaten Paser.
Bupati Kutai Timur, Ardiansyah Sulaiman, menyampaikan bahwa kegiatan ini menjadi momentum penting untuk menjaga sekaligus meningkatkan prestasi tenis meja Kutai Timur yang selama ini telah menunjukkan capaian membanggakan.
“Turnamen ini merupakan penyegaran dalam rangka persiapan pertama menghadapi Piala Bupati, dan yang kedua sebagai persiapan menuju Porprov bulan November di Paser,” ujar Ardiansyah.
Ia mengungkapkan, pada ajang Pra Porprov sebelumnya, Kutai Timur berhasil meraih prestasi gemilang dengan keluar sebagai juara umum cabang olahraga tenis meja. Dari tujuh medali emas yang diperebutkan, Kutai Timur berhasil mengamankan empat emas serta meraih medali perak dan perunggu secara penuh.
“Alhamdulillah, di Pra Porprov kita juara umum. Dari tujuh emas, kita meraih empat emas, dan perak serta perunggu juga penuh. Ini prestasi yang harus kita pertahankan,” tegasnya.
Bupati berharap PTMSI Kutai Timur dapat terus membina atlet-atlet potensial melalui klub-klub yang ada. Menurutnya, kehadiran klub dalam turnamen antar klub ini diharapkan mampu mempersiapkan atlet terbaiknya untuk berlaga di Piala Bupati yang direncanakan berlangsung pertengahan tahun, sekaligus menjadi ajang seleksi menuju Porprov.
“Dengan hadirnya klub-klub ini, saya berharap mereka menyiapkan atlet berprestasi di masing-masing klub untuk tampil di Piala Bupati. Nanti PTMSI yang akan menyeleksi dalam rangka persiapan mengikuti Porprov di Paser,” jelasnya.
Selain menjaga prestasi, Ardiansyah juga menekankan pentingnya regenerasi atlet. Ia menyebut turnamen antar klub menjadi langkah awal untuk memastikan pembinaan berjalan berkelanjutan, mulai dari atlet pemula, junior, hingga atlet prestasi.
“Regenerasi itu penting. Karena itu diawali dengan antar klub, supaya klub juga menyiapkan atlet junior, atlet pemula, kemudian membina mereka hingga berprestasi,” tambahnya.
Bupati menegaskan target Kutai Timur tetap mempertahankan gelar juara umum pada ajang-ajang mendatang, termasuk Porprov 2026.
|“Turnamen ini tujuannya jelas, kita tetap harus menjadi juara umum untuk persiapan Porprov nantinya,” pungkas Ardiansyah.
Turnamen Tenis Meja Antar Klub PTMSI Kutai Timur 2026 diharapkan menjadi wadah pembinaan berjenjang sekaligus ajang kompetitif yang mampu melahirkan atlet-atlet terbaik daerah demi mengharumkan nama Kutai Timur di tingkat provinsi.(Nad)
