Zizi Zaneeta Lovely Maharani, siswi berusia 13 tahun asal Sangatta Utara, menunjukkan bahwa usia muda bukan penghalang untuk berprestasi dan memberi dampak positif bagi lingkungan sekitarnya. Pelajar kelas 7 SMP YPPSB Sangatta Utara ini dikenal aktif di dunia modeling, literasi, dan seni tari, dengan sederet prestasi membanggakan di tingkat daerah hingga nasional.

Lahir pada 18 Januari 2013, Zizi merupakan anak pertama dari dua bersaudara, buah hati pasangan Jumardin dan Heriyanti. Sejak usia 4 tahun, Zizi telah menggeluti dunia modeling. Awalnya hanya sekadar mengikuti pertunjukan, namun seiring waktu minat tersebut berkembang menjadi bakat yang terus diasah hingga kini.

“Awalnya ikut-ikut saja karena senang lihat fashion show, tapi lama-lama jadi suka dan ingin serius,” ujar Zizi.

Tak hanya di bidang modeling, Zizi juga aktif dalam dunia literasi. Sejak kelas 1 SD, ia telah menulis dan terlibat dalam beberapa buku antologi, sebuah kebiasaan yang masih ia tekuni sampai sekarang.

“Aku suka menulis karena bisa menuangkan ide dan perasaan. Menulis itu seperti teman yang selalu bisa diajak bicara,” katanya dengan senyum.

Kecintaannya pada seni juga tercermin dari hobinya menari. Pada tahun 2024, Zizi berhasil menorehkan prestasi sebagai perwakilan Kabupaten dalam ajang FLS2N menuju tingkat provinsi.

Prestasi terbaru yang berhasil diraih Zizi adalah Wakil II Putra Putri Pelajar Kalimantan Timur 2026, sekaligus menyabet gelar Favorit Putra Putri Pelajar Kaltim 2026. Sebelumnya, ia juga dinobatkan sebagai Juara Umum Nasional Wajah Pesona Indonesia 2022.

Dalam ajang Putra Putri Pelajar, Zizi mengusung advokasi bertema literasi bertajuk “PENA ZIZI”, yang menekankan pentingnya budaya membaca dan menulis di kalangan pelajar.

“Aku ingin teman-teman seusiaku lebih mencintai literasi. Dengan membaca dan menulis, kita bisa membuka wawasan dan berani bermimpi,” tuturnya.

Dukungan penuh juga datang dari lingkungan sekolah. Kepala SMP YPPSB, Sugeng Bashori, bahkan hadir langsung ke lokasi Grand Final Putra Putri Pelajar Kaltim 2026 sebagai bentuk dukungan moral kepada Zizi.

Zizi berharap pencapaiannya tidak berhenti pada prestasi pribadi semata, melainkan mampu memberi inspirasi bagi pelajar lain, baik di sekolah maupun di luar lingkungan sekolah.

“Harapanku, apa yang aku lakukan bisa berdampak positif dan memotivasi teman-teman untuk terus berkarya dan percaya pada mimpi mereka,” pungkas Zizi.

Dengan cita-cita mulia menjadi seorang dokter, Zizi Zaneeta Lovely Maharani terus melangkah mantap, membuktikan bahwa prestasi, kepedulian, dan mimpi besar bisa tumbuh sejak usia belia.(NaD)

By IB

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *