Sangatta, – Dinas Komunikasi, Informatika, Statistik, dan Persandian (Diskominfo) Kutai Timur (Kutim) tidak terlalu merespons pemberitaan hoaks. Sebagai gantinya, dinas ini menonjolkan informasi positif yang benar-benar faktual kepada masyarakat.
Kepala Bidang Informasi dan Komunikasi Publik (IKP) Diskominfo Kutim, Aji Nazaruddin, menyampaikan sikap bahwa masyarakat kerap menerima informasi tanpa mencari kebenarannya sendiri.
Aji mengakui Diskominfo kerap dimintai konfirmasi terkait pemberitaan hoaks. Namun, pihaknya memilih tidak menanggapinya secara berlebihan.
“Kita enggak terlalu merespons sebenarnya pemberitaan hoaks itu. Yang penting kita lebih menonjolkan dari sisi positifnya saja,” ujar Aji di ruang kerjanya belum lama ini.
Menurutnya, yang dimaksud sisi positif adalah berita nyata yang berkaitan dengan penyebaran informasi. Pendekatan itulah yang ia nilai bisa menangkal hoaks.
“Yang real-realnya saja. Itu yang mungkin nantinya akan menangkal pemberitaan hoaks,” katanya.
Aji menegaskan Diskominfo akan terus menyampaikan informasi dari sisi positif kepada masyarakat. Informasi itu menyangkut kegiatan dan program pemerintah daerah.
“Dari sisi yang positif itu yang akan kita terus informasikan ke masyarakat,” tuturnya.
Dengan cara ini, Diskominfo berharap masyarakat Kutim punya rujukan informasi yang jelas. Ruang informasi yang diisi berita faktual diharapkan membuat hoaks tidak mudah mendapat tempat.
Langkah itu sejalan dengan upaya pemerintah daerah menyediakan kanal resmi bagi warga, seperti website desa, website organisasi perangkat daerah, dan videotron. Kanal-kanal tersebut disiapkan agar masyarakat mudah mengakses informasi yang sahih.
Aji menyebut langkah menonjolkan informasi faktual itu akan terus dijalankan Diskominfo. Dengan begitu, masyarakat Kutim diharapkan lebih mudah membedakan kabar yang benar dari yang menyesatkan.
Sikap tersebut disampaikan Aji dalam perbincangan bersama awak media di Sangatta. Diskominfo menilai konsistensi menyampaikan informasi yang dapat dipertanggungjawabkan menjadi bagian dari tugas bidang IKP kepada publik. (ADV/Mei)

