Menjelang Musyawarah Kabupaten (Muskab) Kadin Kutai Timur 2026, perhatian pelaku usaha mulai kembali tertuju pada organisasi tersebut. Albert Ndris Ncuk, salah satu pengusaha di Kutai Timur, menilai keberadaan Kadin belakangan ini memang kurang terasa gaungnya.
Ia mengaku baru mengetahui adanya agenda Muskab setelah membaca pemberitaan terkait pembukaan pendaftaran calon ketua. Menurutnya, hal ini menunjukkan bahwa penyampaian informasi dari organisasi kepada anggotanya masih belum maksimal.
Albert menuturkan, pada masa sebelumnya Kadin Kutai Timur dikenal cukup aktif dan berperan sebagai mitra strategis pemerintah daerah dalam mendorong pembangunan serta pertumbuhan dunia usaha. Namun, kondisi tersebut dinilainya berbeda dengan situasi saat ini yang cenderung kurang terlihat kiprahnya.
Selain itu, ia juga menyoroti pentingnya keterbukaan dalam proses Muskab. Ia berharap seluruh tahapan, mulai dari penjaringan hingga pemilihan ketua, dapat diinformasikan secara luas kepada anggota agar tercipta rasa memiliki terhadap organisasi.
Albert berharap Muskab kali ini menjadi momentum kebangkitan Kadin Kutai Timur. Ia menilai kepemimpinan baru nantinya harus mampu menghadirkan arah yang jelas, mengaktifkan kembali peran organisasi, serta membangun sinergi yang lebih kuat dengan pemerintah daerah demi mendukung kepentingan para pelaku usaha.(IB)
