SANGATTA – Kecamatan Sangatta Utara kembali menggelar Pasar Ramadan yang dipusatkan di depan Kantor Camat Sangatta Utara. Kegiatan ini sudah berjalan selama tiga tahun dan menjadi salah satu inisiatif kecamatan untuk mendukung pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) lokal.

Camat Sangatta Utara, Hasdiah, mengatakan pelaksanaan Pasar Ramadan tahun ini menggandeng Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) sebagai pelaksana kegiatan di lapangan.

“Dengan pelaksanaan Pasar Ramadan, Sangatta Utara mempunyai inisiatif sendiri. Bahkan ini sudah berjalan 3 tahun kami melaksanakan Pasar Ramadan. Tahun ini kami bekerja sama dengan KNPI. Mereka yang bergerak untuk pelaksanaannya, kami memfasilitasi saja,” ujar Hasdiah.

Pasar Ramadan tersebut digelar di bahu jalan depan Kantor Camat Sangatta Utara. Menurut Hasdiah, lokasi ini dipilih karena sebelumnya sempat dicoba dipindahkan ke area dalam, namun minat pengunjung menurun.

“Karena pernah mencoba di dalam, pengunjung kurang. Jadi masyarakat meminta tetap di depan,” jelasnya.

Dalam pelaksanaannya, pihak kecamatan turut berkoordinasi dengan sejumlah instansi untuk mengantisipasi kemacetan. Di antaranya Satlantas, Satpol PP, serta Dinas Perhubungan.

“Kita bekerja sama dengan KNPI dan juga Lantas, Satpol PP, terus Dinas Perhubungan untuk mengatasi kemacetan di depan kantor camat,” katanya.

Hasdiah menegaskan, di luar momentum Ramadan pihak kecamatan tidak memperbolehkan aktivitas jualan di trotoar depan kantor camat. Namun karena ini merupakan event tahunan, pemerintah kecamatan memberi kelonggaran sebagai bentuk dukungan terhadap UMKM.

“Kalau hari biasa kami tidak memperbolehkan berjualan di atas trotoar. Tapi karena ini event Ramadan untuk meningkatkan penghasilan UMKM, kita mencoba memberi fasilitas agar pelaku usaha kecil bisa mempromosikan produknya,” ucapnya.

Ia menyebut Pasar Ramadan bukan hanya sebagai tempat transaksi, tetapi juga menjadi ajang promosi UMKM. Pasalnya, para pelaku usaha sudah menggunakan merek masing-masing di stand mereka, sehingga masyarakat lebih mengenal produk-produk lokal.

“Melalui Pasar Ramadan ini, masyarakat mengenal produk pelaku usaha. Walaupun nanti tidak Ramadan dan tidak berjualan di depan kantor, mereka sudah dikenal,” tambahnya.

Untuk pelaku UMKM yang ingin berjualan, Hasdiah menyampaikan kegiatan ini terbuka untuk semua UMKM dengan mekanisme pendaftaran melalui panitia. Namun terkait jumlah lapak maupun seleksi pedagang, ia mengarahkan agar dikonfirmasi langsung ke KNPI sebagai penyelenggara.

“Semua UMKM bisa masuk tapi mendaftar. Untuk jumlah dan siapa-siapa, saya tidak paham karena itu panitia KNPI,” jelasnya.

Pasar Ramadan Sangatta Utara mulai beroperasi sejak 1 Ramadan, dengan jam operasional pukul 15.00 hingga 19.00 WITA, dan direncanakan berlangsung hingga akhir Ramadan.

Terkait pengawasan, Hasdiah mengatakan pihak kecamatan tidak mengatur harga jual pedagang. Namun pemerintah kecamatan tetap mengingatkan pedagang agar menjaga kualitas dan keamanan makanan.

“Kalau masalah harga kami tidak ikut campur. Tapi kami wanti-wanti jangan sampai menggunakan bahan yang tidak semestinya, seperti pewarna kain, atau menjual makanan kadaluarsa,” tegasnya.

Hasdiah berharap, keberadaan Pasar Ramadan dapat membantu UMKM berkembang serta mendorong perputaran ekonomi di Kecamatan Sangatta Utara.

“Harapan saya dengan adanya Pasar Ramadan ini, pelaku usaha kecil mikro dapat berkembang, dan perputaran ekonomi di Kecamatan Sangatta Utara bisa berjalan,” pungkasnya.(Nad)

By IB

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *