SAMARINDA – Dua atlet balap sepeda asal Kabupaten Kutai Timur turut ambil bagian dalam kegiatan Latihan Bersama (Latber) Seleksi Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Pangandaran yang diselenggarakan oleh Indonesia Cycling Federation Kalimantan Timur (ICF Kaltim) di kawasan Jalur 2 Tenggarong Kilometer 5 Samarinda.
Kegiatan tersebut menjadi bagian dari proses penjaringan atlet terbaik Kalimantan Timur yang akan dipersiapkan menghadapi Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Pangandaran. Sejumlah atlet dari berbagai kabupaten dan kota di Kaltim mengikuti seleksi untuk menunjukkan kemampuan terbaik mereka.
Kutai Timur diwakili oleh dua atlet muda berbakat, yakni Farzan yang turun pada kategori Men Youth, serta Nadine Putri Aprilia yang berlaga pada kategori Women Open. Keduanya merupakan putra-putri asli Kutai Timur yang terus menunjukkan dedikasi dan semangat dalam mengembangkan prestasi olahraga balap sepeda.

Ketua IKA Alumni HIPMA KT, Arif Efendi Bolly, menyampaikan apresiasinya atas pencapaian dan perjuangan kedua atlet muda tersebut yang mampu bersaing di tingkat provinsi.
Menurut Arif Efendi Bolly, keikutsertaan Farzan dan Nadine Putri Aprilia dalam seleksi menuju Kejurnas merupakan kebanggaan bagi masyarakat Kutai Timur sekaligus bukti bahwa daerah memiliki potensi atlet yang mampu berkompetisi di level nasional.
“Kami sangat bangga melihat putra-putri asli Kutai Timur dapat tampil dalam seleksi Kejurnas. Ini menunjukkan bahwa generasi muda Kutim memiliki kemampuan dan semangat yang luar biasa. Semoga Farzan dan Nadine mampu memberikan penampilan terbaik, lolos ke Kejurnas Pangandaran, dan membawa nama baik Kutai Timur serta Kalimantan Timur di kancah nasional,” ujar Arif Efendi Bolly.
Ia juga berharap dukungan dari berbagai pihak, baik pemerintah, komunitas olahraga, maupun masyarakat, terus mengalir agar pembinaan atlet muda di Kutai Timur semakin berkembang dan mampu melahirkan prestasi-prestasi baru di masa mendatang.
Melalui kegiatan Latber Seleksi Kejurnas Pangandaran ini, para atlet tidak hanya diuji kemampuan fisik dan tekniknya, tetapi juga mental bertanding sebagai bekal menghadapi kompetisi tingkat nasional. Keikutsertaan Farzan dan Nadine diharapkan menjadi inspirasi bagi generasi muda Kutai Timur untuk terus berprestasi dan mengharumkan nama daerah melalui olahraga.(IB)
