KUTAI TIMUR — Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Baznas Kutai Timur berkolaborasi dengan Baznas Kalimantan Timur menyalurkan berbagai bantuan pemberdayaan masyarakat di Kecamatan Kaliorang, Sabtu (3/1/2025).
Kegiatan yang dipusatkan di Desa Citra Manunggal Jaya ini dihadiri Bupati Kutai Timur, Ketua Baznas, unsur Muspika, Camat, Kades Citra Manunggal Jaya serta masyarakat penerima manfaat. Program utama berupa penyerahan 100 ekor domba kepada satu kelompok tani sebagai proyek percontohan (pilot project) pengembangan peternakan di Kaliorang.
Camat Kaliorang, Rusnomo, menjelaskan bahwa bantuan domba tersebut diberikan kepada satu kelompok tani dengan sekitar 20 anggota. “Kelompok ini juga akan didampingi konsultan peternakan dari Samarinda selama satu hingga dua bulan, mulai dari pengolahan pakan, perawatan, hingga tata kelola kandang, agar benar-benar siap dan mandiri,” ujarnya.
Selain program peternakan, Baznas juga menyalurkan sembilan unit motor rombong untuk mendukung usaha kecil warga, serta bantuan sembako bagi masyarakat. Tak hanya itu, terdapat pula bantuan pengembangan UMKM berupa dana sebesar Rp30 juta yang diberikan kepada enam penerima, masing-masing sekitar Rp5 juta per orang.
Menurut Rusnomo, Baznas Provinsi Kalimantan Timur berkolaborasi dengan Baznaz Kutai Timur. “Ini menjadi penyerahan domba pertama di Kaliorang. Harapannya, jika berhasil, program ini bisa dikembangkan ke kecamatan lain,” tambahnya.
Ia juga menyampaikan arahan Bupati Kutai Timur agar program serupa dapat berlanjut dan diperluas. “Kaliorang dijadikan project pertama . Jika hasilnya baik, pengembangan akan menyusul ke kecamatan lain yang telah mengajukan proposal,” tutup Rusnomo.
Kegiatan ini menjadi bagian dari rangkaian program Baznas dalam mendorong kemandirian ekonomi masyarakat melalui kolaborasi lintas tingkat dan pendampingan berkelanjutan.
Rusnomo juga berharap program ini mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan membuka peluang usaha baru. “Dengan pengelolaan yang baik, bantuan ini diharapkan dapat menambah pendapatan warga, menciptakan kemandirian ekonomi, serta menjadi contoh pemberdayaan masyarakat berbasis zakat yang berkelanjutan,” pungkasnya.(Nad)
