KUTAI TIMUR – Akses jaringan internet di Desa Bukit Harapan, Kecamatan Kaliorang, masih belum berjalan maksimal meski infrastruktur telekomunikasi telah tersedia. Pemerintah desa menyebut BTS telah dibangun sekitar dua tahun lalu, namun kualitas jaringan yang dirasakan saat ini masih belum optimal.

Kepala Desa Bukit Harapan, Heri Wibowo, mengatakan keberadaan BTS sudah membantu menyediakan akses jaringan di wilayah desa. Namun, ketersediaan infrastruktur tersebut belum sepenuhnya diikuti dengan kualitas layanan yang maksimal.

“Kalau untuk jaringan, sebenarnya sudah ada. Seperti BTS itu sudah ada yang dibangun mungkin dua tahun yang lalu,” kata Heri.

Kondisi jaringan yang belum maksimal tersebut masih menjadi perhatian pemerintah desa. Heri menilai keberadaan BTS belum cukup untuk memastikan koneksi internet dapat digunakan secara optimal oleh masyarakat di wilayahnya.

Di tengah kondisi tersebut, Pemerintah Desa Bukit Harapan telah menggunakan Starlink untuk kebutuhan koneksi internet di kantor desa. Pemanfaatan layanan itu menjadi salah satu upaya desa dalam memenuhi kebutuhan jaringan di lingkungan pemerintahan.

Menurut Heri, kebutuhan koneksi internet juga dirasakan di kawasan wisata desa. Starlink dinilai dapat menjadi salah satu pilihan untuk menunjang akses internet di lokasi tersebut, tetapi hingga wawancara dilakukan belum ada pengajuan untuk penyediaannya.

“Kalau untuk di tempat wisata ini kami perlu juga untuk Starlink,” ujarnya.

Heri menyebut pengajuan Starlink untuk kawasan wisata tersebut belum dilakukan kepada pihak terkait. Dengan demikian, kebutuhan koneksi di lokasi wisata masih menjadi rencana yang belum ditindaklanjuti melalui pengajuan.

Perbaikan kualitas jaringan dan penambahan dukungan konektivitas di kawasan wisata menjadi kebutuhan yang masih perlu diperhatikan Desa Bukit Harapan. Terutama agar fasilitas yang telah tersedia dapat didukung akses internet yang lebih memadai.(adv/mei)

By IB

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *