(Lamin adat di desa Miau Baru Kecamatan Kongbeng)

KUTAI TIMUR – Ada banyak cara untuk mengenal Kutai Timur. Selain menjelajahi alamnya, wisatawan juga dapat melihat lebih dekat kehidupan dan warisan budaya masyarakat Dayak Kayan di Desa Miau Baru, Kecamatan Kongbeng. Salah satu tempat yang menyimpan kekayaan tersebut adalah Lamin Adat YH Langet Anye.

Bangunan rumah adat ini menjadi bagian penting dari kehidupan masyarakat setempat. Lamin bukan hanya tempat berkumpul, tetapi juga menjadi ruang berlangsungnya kegiatan adat, pertemuan masyarakat, hingga berbagai aktivitas yang berkaitan dengan pelestarian budaya. Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur juga mencatat Lamin Adat YH Langet Anye sebagai rumah adat Suku Dayak setempat.

(Lamin yang biasanya dipakai untuk pertemuan adat dan upacara adat masyarakat suku Dayak Kayan)

Kesan budaya langsung terasa dari bentuk lamin yang memanjang serta ornamen dan ukiran khas Dayak yang menghiasi bangunannya. Bagi masyarakat Dayak Kayan, seni ukir bukan sekadar hiasan. Di dalamnya terdapat nilai dan simbol yang menjadi bagian dari cara masyarakat menjaga identitas serta warisan leluhur.

Suasana di sekitar lamin juga menjadi kesempatan bagi wisatawan untuk mengenal budaya secara lebih dekat. Pada momen tertentu, kegiatan adat dan pertunjukan budaya digelar sebagai bagian dari kehidupan masyarakat. Desa Miau Baru sendiri dikenal sebagai salah satu kawasan yang masih mempertahankan tradisi masyarakat Dayak Kayan dalam kehidupan sehari-hari.

Keberadaan Lamin Adat YH Langet Anye membuat perjalanan ke Miau Baru memiliki cerita yang berbeda. Wisatawan tidak hanya datang untuk melihat sebuah bangunan tradisional, tetapi juga dapat memahami bagaimana masyarakat menjaga adat, kebersamaan, dan identitas budaya di tengah perkembangan zaman.

(Salah satu pintu pada lamin digunakan sebagai tempat penyimpanan barang barang)

Bagi pencinta wisata budaya, Miau Baru menawarkan pengalaman yang lebih dari sekadar kunjungan. Di tempat ini, tradisi masih menjadi bagian dari kehidupan, sementara lamin berdiri sebagai salah satu ruang yang menyatukan masyarakat dan menjaga cerita leluhur tetap dikenal oleh generasi berikutnya.

Jika ingin merasakan sisi lain Kutai Timur, perjalanan ke Lamin Adat YH Langet Anye bisa menjadi kesempatan untuk mengenal lebih dekat budaya Dayak Kayan yang tetap hidup di Miau Baru.

By IB

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *