Pengurus Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Gema Bangsa Kabupaten Kutai Timur (Kutim) melakukan audiensi dengan Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Kutai Timur sebagai langkah awal memperkenalkan kepengurusan serta melaporkan keberadaan sekretariat partai. Pertemuan tersebut juga menjadi momentum untuk membangun sinergi dalam memperkuat pengawasan partisipatif serta mengampanyekan gerakan anti politik uang.
Audiensi dipimpin langsung oleh Ketua DPD Partai Gema Bangsa Kutim, Hadi Supranoto, S.Pd., M.Pd., bersama jajaran pengurus. Kedatangan mereka disambut Ketua Bawaslu Kutim, Aswadi, didampingi Anggota Bawaslu Musbah Ilham di Kantor Bawaslu Kutim.
Dalam pertemuan tersebut, selain memperkenalkan Partai Gema Bangsa sebagai partai politik baru, kedua belah pihak juga membahas pentingnya memperkuat koordinasi kelembagaan serta mendorong pengawasan partisipatif sebagai upaya bersama menjaga kualitas demokrasi di Kabupaten Kutai Timur.
Ketua Bawaslu Kutim, Aswadi, menyampaikan apresiasi atas inisiatif DPD Partai Gema Bangsa yang secara proaktif menjalin komunikasi dengan Bawaslu. Menurutnya, komunikasi dan koordinasi antara partai politik dengan lembaga pengawas pemilu memiliki peran penting, termasuk pada masa non-tahapan pemilu.
Ia menegaskan bahwa partai politik merupakan salah satu elemen strategis dalam menciptakan iklim demokrasi yang sehat, transparan, dan berintegritas, sekaligus mendukung upaya pencegahan praktik politik uang.
Sementara itu, Ketua DPD Partai Gema Bangsa Kutim, Hadi Supranoto, menyampaikan komitmennya untuk terus bersinergi dengan Bawaslu dalam mengawal proses demokrasi yang jujur, adil, dan bermartabat. Ia berharap komunikasi yang telah terjalin dapat terus berlanjut melalui berbagai ruang dialog dan kolaborasi ke depan.
Audiensi ditutup dengan penyerahan salinan Surat Keputusan (SK) kepengurusan DPD Partai Gema Bangsa Kutim kepada Bawaslu, penyerahan plakat sebagai simbol silaturahmi dan kerja sama, serta sesi foto bersama.
Melalui pertemuan ini, DPD Partai Gema Bangsa Kutai Timur dan Bawaslu Kutai Timur berkomitmen memperkuat kemitraan dalam mewujudkan penyelenggaraan demokrasi yang berkualitas, berkeadilan, berintegritas, serta bebas dari praktik politik uang, sejalan dengan semangat membangun Kutim Mandiri, Kutim Reborn, dan desentralisasi untuk Kutai Timur yang sejahtera.(IB)
