MUARA WAHAU – Minggu, 21 Juni 2026, suasana hangat dan penuh kebersamaan terasa sejak pagi di lokasi pelaksanaan Khitan Massal yang diselenggarakan oleh NU Care Lazisnu Kecamatan Muara Wahau bekerja sama dengan Klinik Pratama PT Swakarsa Sinar Sentosa. Kegiatan sosial tersebut menghadirkan senyum dan harapan bagi puluhan anak serta keluarga yang mengikuti program tersebut.
Sejak matahari mulai meninggi, peserta bersama orang tua mereka berdatangan ke lokasi kegiatan. Sebagian anak tampak antusias, sementara yang lain terlihat tegang menanti giliran. Namun suasana kekeluargaan yang dibangun panitia, relawan, dan tenaga kesehatan perlahan mampu mencairkan ketegangan tersebut. Dukungan dari keluarga dan para petugas membuat proses khitan berjalan dengan lancar dan nyaman.
Kegiatan yang dibuka oleh Ketua MWCNU Kecamatan Muara Wahau, Kiai Nizar Raffi Muttaqin, itu turut dihadiri sejumlah tokoh masyarakat, kepala desa, serta perwakilan manajemen Klinik Pratama PT Swakarsa Sinar Sentosa. Kehadiran berbagai unsur tersebut menjadi bukti bahwa kepedulian sosial dapat tumbuh melalui kolaborasi banyak pihak yang memiliki tujuan yang sama, yakni membantu masyarakat.
Bagi sebagian keluarga, khitan merupakan momen penting yang telah lama direncanakan. Namun tidak semua orang tua memiliki kemampuan yang sama untuk melaksanakannya secara mandiri. Karena itu, program khitan massal ini hadir sebagai solusi sekaligus bentuk kepedulian terhadap masyarakat yang membutuhkan akses layanan kesehatan yang aman, layak, dan berkualitas.
Lebih dari sekadar pelayanan kesehatan, kegiatan ini juga menjadi ruang untuk mempererat hubungan sosial di tengah masyarakat. Nilai gotong royong dan kebersamaan terlihat dalam setiap proses pelaksanaan kegiatan, mulai dari persiapan hingga pelayanan kepada peserta.
Hal yang menarik perhatian dalam pelaksanaan khitan massal tahun ini adalah keikutsertaan sejumlah peserta yang berasal dari keluarga non-Muslim. Kehadiran mereka menjadi gambaran nyata bahwa kegiatan sosial dan kemanusiaan mampu menjadi jembatan persaudaraan yang melampaui perbedaan agama, suku, maupun latar belakang sosial.
Dalam sambutannya, Kiai Nizar Raffi Muttaqin menegaskan bahwa semangat kemanusiaan harus selalu menjadi dasar dalam setiap aktivitas sosial yang dilakukan.
“Peserta sunat massal pada kegiatan ini juga berasal dari saudara-saudara non-Muslim. Ini menjadi bukti bahwa kita mampu melampaui sekat-sekat perbedaan. Nahdlatul Ulama hadir untuk memberikan manfaat bagi masyarakat luas tanpa memandang latar belakang,” ujarnya.
Menurutnya, nilai persaudaraan kebangsaan atau Ukhuwah Wathaniyah harus terus dijaga dan diperkuat dalam kehidupan bermasyarakat. Perbedaan keyakinan tidak boleh menjadi penghalang untuk saling membantu dan berbagi manfaat.
“Meski berbeda keyakinan, mereka tetap saudara sebangsa dan setanah air. Kita hidup berdampingan, saling menghormati, dan saling menguatkan. Itulah semangat yang ingin terus kita rawat bersama,” lanjutnya.
Ketua Panitia, M. Musropan, menyampaikan rasa syukur atas tingginya antusiasme masyarakat dalam mengikuti kegiatan tersebut. Ia juga mengapresiasi seluruh pihak yang telah memberikan dukungan, baik tenaga, pikiran, maupun fasilitas sehingga kegiatan dapat berlangsung dengan baik.
Menurutnya, keberhasilan program ini tidak terlepas dari semangat kolaborasi antara organisasi, tenaga kesehatan, relawan, dan masyarakat yang bersama-sama ingin menghadirkan manfaat bagi sesama.
Di balik suksesnya penyelenggaraan kegiatan, tersimpan banyak cerita tentang kebahagiaan dan rasa syukur. Senyum yang terlihat di wajah anak-anak setelah menjalani khitan menjadi gambaran sederhana tentang manfaat yang dirasakan secara langsung oleh peserta dan keluarga mereka.
Melalui kegiatan ini, NU Care Lazisnu Muara Wahau kembali menunjukkan komitmennya untuk terus hadir di tengah masyarakat melalui berbagai program sosial dan kemanusiaan. Tidak hanya membantu meringankan beban warga, tetapi juga memperkuat nilai kepedulian, toleransi, dan persaudaraan yang menjadi fondasi penting dalam kehidupan bermasyarakat.
Khitan massal tersebut menjadi pengingat bahwa kebaikan akan selalu menemukan jalannya ketika dilakukan bersama. Dari Muara Wahau, semangat berbagi kembali ditebarkan, menghadirkan kebahagiaan, harapan, dan kebermanfaatan bagi banyak keluarga.(IB)
