KUTAI TIMUR – Upaya peningkatan kualitas atlet terus dilakukan oleh komunitas Muaythai di Kutai Timur. Salah satu langkah terbaru adalah pemerataan fasilitas latihan di dua lokasi utama, yakni Bintang Fighter Sangatta Camp (BFSC) dan Rass Cheetah Camp (RCC).
Sebagian peralatan latihan, termasuk samsak, kini telah dipindahkan ke RCC guna memastikan seluruh atlet mendapatkan akses yang sama terhadap sarana latihan. Langkah ini diharapkan mampu menciptakan kondisi latihan yang lebih optimal dan merata.
Pelatih Muaythai Kutai Timur, Brandon Anto, menjelaskan bahwa pemerataan fasilitas ini merupakan bagian dari komitmen bersama dalam membina atlet secara maksimal.
“Selama ini latihan terpusat di beberapa titik, dan kami melihat perlu adanya pemerataan agar semua atlet merasakan fasilitas yang sama. Dengan begitu, kualitas latihan bisa lebih merata dan tidak ada kesenjangan,” ujar Brandon.

Menurutnya, ketersediaan sarana yang memadai menjadi faktor penting dalam meningkatkan performa atlet, baik dari segi teknik maupun fisik.
“Kalau fasilitasnya mendukung, tentu atlet bisa lebih fokus dan maksimal dalam berlatih. Ini juga menjadi bagian dari persiapan kami untuk menghadapi berbagai ajang, baik tingkat nasional maupun internasional,” tambahnya.
Ia juga menekankan bahwa pemerataan ini tidak hanya berdampak pada kenyamanan latihan, tetapi juga membuka peluang bagi lebih banyak atlet untuk berkembang.
“Kami ingin semua atlet punya kesempatan yang sama untuk berkembang. Harapannya, dari Kutai Timur bisa lahir atlet-atlet Muaythai dan Boxing yang mampu bersaing di level yang lebih tinggi,” katanya.
Selain itu, masyarakat juga dapat memantau perkembangan dan aktivitas latihan para atlet melalui akun Instagram resmi Bintang Fighter Sangatta Camp, yang rutin membagikan dokumentasi kegiatan.
Dengan adanya pemerataan fasilitas ini, diharapkan pembinaan atlet Muaythai di Kutai Timur semakin terarah dan berkelanjutan, serta mampu mengharumkan nama daerah di berbagai kompetisi mendatang.(nad)
