SANGATTA – Kapolres Kutai Timur AKBP Fauzan Arianto secara resmi merilis pelaksanaan Operasi Ketupat Mahakam 2026 usai apel gelar pasukan yang dilaksanakan di halaman Polres Kutai Timur, Kamis (13/3/2026).
Pada Kegiatan ini hadir pula Bupati Kutai Timur ardiansyah Sulaiman,Ketua DPRD Jimmy,serta pejabat di lingkungan Pemerintahan Kutai Timur.
Dalam keterangannya kepada awak media, Kapolres menyampaikan bahwa operasi pengamanan Hari Raya Idul Fitri tersebut akan berlangsung selama 13 hari, mulai 13 Maret hingga 25 Maret 2026, dengan melibatkan 933 personel gabungan dari berbagai unsur.
“Operasi ini melibatkan 933 personel gabungan yang terdiri dari 432 personel Polri, 141 personel TNI, serta 360 personel dari stakeholder dan elemen masyarakat yang siap mendukung pengamanan selama operasi berlangsung,” ujar AKBP Fauzan Arianto.

Untuk mendukung pengamanan, Polres Kutai Timur menyiapkan tujuh pos pengamanan, yang terdiri dari satu pos terpadu, dua pos pengamanan, dan empat pos pelayanan yang tersebar di sejumlah titik strategis di wilayah Kutai Timur.
Pos-pos tersebut akan difokuskan untuk memberikan pelayanan sekaligus menjaga keamanan di berbagai objek vital, seperti jalur mudik, terminal, bandara, pusat perbelanjaan, pasar tradisional, tempat wisata, hingga kawasan permukiman yang ditinggalkan warga saat mudik.
Selain itu, Polres Kutai Timur juga akan melakukan pengamanan di 155 masjid dan 107 lapangan yang akan digunakan untuk pelaksanaan salat Idul Fitri 1447 Hijriah.
Kapolres juga memastikan ketersediaan bahan bakar minyak (BBM) selama masa operasi. Ia mengaku telah berkoordinasi dengan pihak Pertamina untuk memastikan stok tetap aman.
“Saya sudah berkoordinasi langsung dengan Pertamina dan disampaikan bahwa stok BBM di SPBU wilayah Kutai Timur selama pelaksanaan Operasi Ketupat Mahakam insyaallah aman,” jelasnya.
Dalam operasi tahun ini, Polres Kutai Timur juga menghadirkan sejumlah inovasi pelayanan kepada masyarakat. Salah satunya adalah program mudik gratis bagi warga Kutai Timur dengan tujuan Samarinda dan Balikpapan.
Selain itu, polisi juga menyiapkan layanan penitipan kendaraan gratis bagi masyarakat yang akan meninggalkan rumah saat mudik.
“Silakan masyarakat yang ingin menitipkan kendaraan di Polres, Polsek maupun Pos Polisi dengan membawa KTP dan STNK asli serta fotokopinya. Petugas kami siap memberikan pelayanan,” terang Kapolres.
Inovasi lainnya yakni modifikasi kendaraan Armored Water Cannon (AWC) yang disiapkan menjadi mobil wudu keliling, yang nantinya akan beroperasi dari masjid ke masjid sekaligus digunakan untuk patroli kamtibmas saat salat magrib, tarawih hingga subuh.
Polres Kutai Timur juga menyiapkan mini command center Ketupat Presisi yang terintegrasi dengan jaringan CCTV milik Diskominfo Kutai Timur, sehingga kondisi arus lalu lintas dapat dipantau secara real time.
Selain itu, pengawasan juga akan diperkuat dengan patroli drone untuk memantau kondisi lalu lintas, terutama di jalur rawan kemacetan seperti ruas Sangatta – Teluk Pandan.
Dalam rangka mendukung kelancaran arus mudik, pihak kepolisian juga telah melakukan ram check kendaraan angkutan umum, pemeriksaan kesehatan sopir dan penumpang, hingga tes urin untuk memastikan tidak ada penyalahgunaan narkoba.
“Alhamdulillah hasilnya seluruh sopir negatif narkoba, hanya ada beberapa yang perlu memperhatikan kondisi kesehatan seperti gula darah dan kolesterol,” ungkapnya.
Tak hanya fokus pada pengamanan lalu lintas, Polres Kutai Timur juga melakukan pengawasan distribusi bahan pokok untuk mengantisipasi kelangkaan dan menekan inflasi melalui program gerakan pangan murah yang akan dilaksanakan di Polsek Sangatta Utara.
Pada kesempatan tersebut, Kapolres juga menyampaikan bahwa sebelumnya pihaknya telah melakukan pemusnahan barang bukti hasil Operasi Pekat Mahakam, di antaranya 450 botol minuman keras, 602,69 gram sabu, serta 11 knalpot brong.
Menutup keterangannya, Kapolres Kutai Timur mengimbau masyarakat untuk tetap menjaga keamanan dan ketertiban selama momentum Ramadan dan Idul Fitri.
“Mari kita jaga keamanan dan ketertiban, hindari balap liar serta penggunaan petasan berlebihan. Bagi masyarakat yang mudik, pastikan rumah dalam kondisi aman sebelum ditinggalkan,” pesannya.
Kapolres juga mengingatkan masyarakat bahwa Polri siap memberikan pelayanan melalui layanan hotline 110 yang dapat diakses secara gratis selama 24 jam.
“Jika masyarakat mengalami kendala atau membutuhkan bantuan kepolisian, silakan hubungi layanan 110. Kami siap melayani,” pungkasnya.(Mei)
