KUTAI TIMUR – Sungai Sangatta mendadak ramai, Senin (18/8). Ratusan joran ditebar di aliran sungai yang membentang dari Jembatan Gantung Tanjung hingga Jembatan Masabang. Sebanyak 199 peserta tumpah ruah mengikuti lomba mancing udang yang digelar Offisial Jimmi untuk menyemarakkan HUT ke-80 RI.
Sejak pukul 09.00 WITA, peserta mulai mengadu nasib. Suasana riang tapi penuh konsentrasi begitu terasa. Ada yang membawa perlengkapan sederhana, ada pula yang datang dengan persiapan layaknya profesional. Hingga pukul 14.00 WITA, panitia resmi menutup kompetisi yang dibagi dalam dua kategori, udang terberat dan udang terbanyak.
Hasilnya, persaingan sengit terjadi. Pani (No. 1) keluar sebagai juara pertama kategori udang terberat dengan hasil tangkapan 2,2 ons. Di belakangnya, Upe (No. 165) meraih posisi kedua dengan 2 ons, disusul Otnel (No. 71) dengan 1,9 ons. Untuk kategori udang terbanyak, Anjar (No. 76) tak terbendung dengan 25 ekor, unggul jauh dari pesaing terdekatnya, Rudi Majai (No. 23), yang hanya membawa 18 ekor.

Ketua Offisial Jimmi, Arif Bolly, menyebut antusiasme masyarakat begitu besar. Bahkan, suasana kompetitif tak menghilangkan nuansa kebersamaan yang menjadi tujuan utama kegiatan ini.
“Alhamdulillah lomba berjalan sukses dan lancar,” ujarnya.
Ucapan serupa disampaikan Ketua Panitia, Dedy Al Kutimi, yang menilai kegiatan ini bukan sekadar ajang menang-kalah, tapi juga ruang silaturahmi masyarakat di bantaran Sungai Sangatta.
Ketua DPRD Kutai Timur, Jimmi, ST., MT, turut hadir dan memberi dukungan penuh. Ia menegaskan bahwa kegiatan semacam ini patut mendapat ruang lebih besar di masa depan.
“Kami sangat mendukung lomba positif ini dalam rangka meramaikan HUT RI ke-80. Ke depan, kami akan menggelar lomba yang lebih besar dan lebih meriah,” tegasnya.
Di balik hadiah jutaan rupiah yang diperebutkan, lomba mancing ini membuktikan bahwa masyarakat Kutim tak hanya bisa merayakan kemerdekaan dengan upacara, tapi juga dengan cara-cara kreatif yang dekat dengan kehidupan sehari-hari. Sungai yang biasanya lengang kini menjadi saksi riuhnya perayaan 17 Agustusan.(IB)

