SANGATTA — Dukungan terhadap gelaran Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) ke-45 tingkat Provinsi Kalimantan Timur terus mengalir. Salah satunya datang dari Perusahaan Umum Daerah Air Minum (Perumdam) Tirta Tuah Benua (TTB) Kutai Timur.
Sebanyak 250 dus air mineral merek Sangattaqua diserahkan langsung kepada panitia MTQ pada Sabtu pagi (12/7). Total ada 6.000 botol air kemasan 330 mililiter yang disalurkan untuk mendukung kelancaran kegiatan yang dipusatkan di Masjid Agung Al Faruq, Sangatta.
“Pada hari ini kami menyerahkan bantuan air mineral produksi Perumdam TTB Kutim dengan merek Sangattaqua, sebanyak 250 dus atau 6.000 botol kemasan 330 mililiter. Bantuan ini kami dedikasikan untuk mendukung pelaksanaan MTQ ke-45 tingkat Provinsi Kaltim di Kabupaten Kutim,” ujar Direktur Umum Perumdam TTB Kutim, Suparjan.
Penyerahan dilakukan langsung kepada Sekretaris Umum Panitia MTQ ke-45 Kaltim, H Sarifuddin. Menurut Suparjan, dukungan ini bukan sekadar logistik, tetapi juga bagian dari tanggung jawab moral perusahaan daerah terhadap kegiatan keagamaan berskala provinsi.
“Semoga bantuan ini dapat bermanfaat bagi kelancaran MTQ dan memberikan keberkahan bagi perusahaan kami,” tambahnya.
Di tengah cuaca panas dan lembap khas Sangatta, air mineral menjadi kebutuhan mendasar. Ribuan peserta, panitia, dan tamu undangan tentu membutuhkan suplai air minum yang memadai, terlebih bagi para qari dan qariah yang harus tampil optimal membacakan ayat-ayat suci Al-Qur’an.
Sekretaris Umum Panitia, H Sarifuddin, menyampaikan apresiasinya atas keterlibatan aktif Perumdam TTB Kutim dalam mendukung kegiatan ini.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada Perumdam TTB Kutim dan semua pihak yang telah berkontribusi. Bantuan ini bukan sekadar suplai air minum, tetapi wujud nyata kolaborasi daerah untuk mendukung suksesnya MTQ ke-45 di Kutim,” ucapnya.
Ia menegaskan bahwa sinergi antara pemerintah, BUMD, dan masyarakat menjadi faktor penting dalam menyukseskan agenda keagamaan di tingkat provinsi.
MTQ ke-45 Kaltim bukan hanya ajang lomba tilawah dan tafsir, melainkan juga momen untuk memperkuat budaya dan spiritualitas umat. Dukungan dari berbagai pihak, seperti Perumdam TTB Kutim, menjadi simbol nyata semangat kebersamaan dan gotong royong di Bumi Etam.(IB)

